Kalender Hijriyah Lengkap
Kalender Hijriyah dibawah ini kami suguhkan kepada anda sebagai tempat informasi tentang kalender hijriyah untuk berbagai keperluan.
Jika anda membutuhkan informasi yang berhubungan dengan kalender islam maka anda sudah berada ditempat yang tepat. Dibawah ini telah kami sediakan kalender hijriyah lengkap seperti informasi puasa, hari besar dan lain-lain.
Silahkan pilih kalender hijriyah dibawah sesuai dengan bulan dan tahun yang anda kehendaki.
Kalender Hijriyah Tahun 2023
Kalender Hijriyah Tahun 2022
Kalender Hijriyah Tahun 2021
Di atas adalah kumpulan link download atau detail kalender Hijriyah dari tahun ke tahun lengkap yang dapat anda download dalam format JPG.
Silahkan pilih kalender hijriyah diatas sesuai dengan bulan dan tahun yang anda butuhkan, semoga informasi kalender hijriyah diatas dapat bermanfaat.
Sejarah Singkat Kalender Hijriyah
Sejarah Kalender Hijriyah – Kalender Hijriah (H) disebut juga dengan kalender Qomariyah karena penanggalan tersebut berdasarkan siklus bulan. Bulan dalam kalender Hijriah memiliki arti masing-masing.
Perbedaan antara kalender Masehi dan Kalender Hijriah terletak pada perhitungan yang digunakan. Kalender Masehi yang berdasarkan peredaran matahari (Syamsiyah), sedangkan Hijriyah berdasarkan bulan.
Misalnya, ada tahun yang disebut tahun gajah (Amul fil) karena pada tahun itu pasukan gajah di bawah pimpinan Abrahah akan menghancurkan Ka’bah. Namun sebelum menjalankan misinya, mereka dimusnahkan oleh Allah dengan burung Ababil. Jadi kita juga mendengar ungkapan, Rasulullah lahir di tahun gajah.
Jadi, tahun demi tahun berlalu tanpa angka. Hingga tahun ketiga masa pemerintahan Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, ada masalah yang dialami oleh pejabat pemerintah. Tidak adanya angka tahun menyulitkan sebagian pejabat pemerintah dalam proses pemerintahan.
Nama bulan yang ada dalam kalender hijriyah?
Di bawah ini merupakan nama-nama bulan dalam kalender hijriyah beserta artinya (singkat), sangat bermanfaat untuk menambah wawasan kita tentang arti dari nama-nama bulan pada kalender Hijriyah. Diantara bulan-bulan tersebut, ialah sebagai berikut:
Muharram
Berarti terlarang. Disebut demikian karena bulan ini bangsa Arab sama sekali melarang perang. Tidak ada pertumpahan darah pada bulan ini. Merupakan hukum adat tidak tertulis yang sudah berlaku sejak lama.
Baca Juga: Keistimewaan Puasa Senin Kamis dan Sejarahnya
Shafar
Shafar adalah satu suku kata dengan kata Shifr yang artinya kosong. Bulan ini disebut shofar atau shifr, karena pada bulan ini orang Arab mengosongkan rumahnya yang beralih ke medan perang.
Rabi ‘al-Awwal
Sesuai dengan namanya, Rabi’ yang artinya musim semi, dinamakan bulan Rabi’ karena itulah yang terjadi, di bulan tersebut adalah bulan musim semi yang mana daun-daun dari pepohonan akan tumbuh subur.
Rabi ‘al-Tsani
Namanya mengikuti nama bulan sebelumnya karena ini merupakan musim gugur yang masih berlangsung. Tsani artinya yang kedua.
Jumadil al-Ula
Dulu di zaman Jahiliyah, namanya Jumada Khamsah. Jumada, asal kata Jamid yang artinya beku atau keras. Dikatakan demikian karena bulan ini adalah musim panas, yaitu karena suhunya yang sangat panas sehingga air bisa membeku, yang berarti kekeringan.
Jumadil al-Tsaniyah
Atau disebut juga Jumada al-Akhirah. Nama yang mengikuti bulan sebelumnya.
Rajab
Dalam tradisi Arab, bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang dilarang untuk berperang. Artinya, pada saat itu membunuh adalah haram. Disebut Rajab, karena memang salah satu arti Rajab dalam bahasa Arab adalah sesuatu yang luhur.
Lihat juga: Kalender Liturgi Lengkap
Artinya, mereka memuliakan diri sendiri dan orang lain dengan tidak membunuh mereka. Yang lain mengatakan bahwa Rajab berarti mencabut bilah dari tombak sebagai simbol berhentinya perang.
Shaaban
Asal kata tersebut berasal dari Syi’b yang artinya kelompok. Dinamakan demikian karena ketika memasuki bulan Sya’ban, orang-orang Arab kembali ke kelompok (sukunya) masing-masing, dan mereka berkelompok lagi untuk berperang setelah sebelumnya di bulan Rajab mereka hanya duduk di rumah masing-masing.
Ramadhan
Berasal dari kata Ramadh yang berarti terik atau panas membara. Dinamakan seperti itu karena matahari pada bulan ini jauh lebih menyengat dibanding bulan-bulan lainnya. Panas yang dihasilkan lebih tinggi dari bulan lain.
Syawal
Orang Arab sudah tidak asing lagi dengan burung an-Nauq yang biasanya hamil pada bulan ini dan mengangkat sayap serta ekornya sehingga terlihat kurus. Mengangkat sayap atau ekor disebut Syaala yang merupakan asal dari kata untuk bulan Syawal.
Dzul-Qa’dah
Asal muasal kata tersebut dari kata Qa’ada yang berarti duduk atau istirahat tanpa aktivitas. Dinamakan demikian karena pada bulan ini orang-orang Arab sedang duduk-duduk dan istirahat dari pertempuran guna menyambut bulan Haji yaitu Dzul-hijjah. Bulan itu juga dilarang untuk bertempur.
Dzul-Hijjah
Bisa dipahami dari perkataan bahwa bulan ini adalah bulan bagi orang-orang yang menunaikan ibadah haji ke Mekkah. Dan memang sejak sebelum Islam datang, orang Arab memiliki kebiasaan haji dan tawaf di Ka’bah.
Nah itulah sedikit sejarah yang bisa kami sampaikan untuk memberikan informasi mengenai Sejarah Kalender Hijriyah Singkat. Mudah-mudahan dengan informasi kalender hijriyah tersebut dapat memberikan kita wawasan dan bisa menjadi referensi untuk kita. Semoga bermanfaat!